Selamat Jalan, Gie…

Acapkali aku melihat pantai, maka setiap kali itu pula aku mengingatmu. Banyak hal yang sebenarnya jadi acuan, tapi hanya dengan pantai dan kenangannya itulah yang membuat aku merasa jauh lebih baik. Aku bahkan dulu tak pernah berfikir bahwa kita tertinggal dan saling menjauh…
Pantai – pantai yang mendeburkan ombak aku rasa telah cukup kuat untuk menyatukan kesetiaan yang aku ikrar – ikrarkan itu, tapi sayang sekali, janji – janji itu hanyalah buih – buih yang tak pernah bias terkumpul diatas pasir, dan aku akhirnya harus rela menerima bahwa kita memang benar – benar tak bisa menyatu.
Selamat jalan…. Semoga kamu bisa beruntung setelah perginya sang laut dari benakmu, tapi aku akan tetap menjadikannya urat nadi kenangan sebagai tempatku mengingat rupa-mu…
(Buat Anggie, jalan kita memang berbeda).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s